Said Didu Ungkap Krisis Energi Justru Berkah bagi Indonesia: Pendapatan Negara Naik

Rizky Agustian
Analis kebijakan publik Said Didu. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Analis kebijakan publik Said Didu buka suara soal krisis energi yang melanda dunia akibat perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran. Dia menilai kondisi itu justru membawa keberkahan bagi Indonesia. 

"Saya menyatakan justru krisis ini berkahnya ke Indonesia lebih besar," ujar Said Didu dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Iran dan Ancaman Krisis, Benarkah?' di iNews, Selasa (31/3/2026).

Dia memaparkan, Indonesia mampu memproduksi minyak sekitar 540.000 barel per hari. Menurut dia, kenaikan harga minyak dunia yang mencapai 50 dolar AS per barel justru menambah pendapatan negara menjadi Rp390 miliar.

Angka tersebut, kata dia, dapat menambal beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai sekitar Rp370 miliar. Bahkan setelah dikurangi, pemerintah untung Rp20 miliar.

"Minyak kita memproduksinya 540.000 barel per hari, kalau naik 50 dolar artinya ada penambahan pendapatan Rpp390 miliar per hari. Nah, subsidi BBM itu dengan gas melon itu hanya setahun kalau dimasukkan kompensasi hanya Rp370 miliar per hari, artinya surplus. Saya membatasi terhadap subsidi saja," tutur dia.

Selain itu, kata dia, harga batu bara sejak perang di Timur Tengah meletus naik sekitar 35 persen. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Jaga Defisit APBN, Ekonom Usul Realokasi Anggaran Ketimbang Naikkan Harga BBM

Yogya
2 hari lalu

Ramai Isu Harga BBM Naik, Warga Surabaya Rela Antre di SPBU Mengaku Takut Kehabisan

Nasional
2 hari lalu

Pemotor Lirik Pertalite gegara Isu Harga BBM Naik: Sayang Ongkos, Cari yang Murah

Regional
2 hari lalu

Isu BBM Naik 1 April, Warga Serbu SPBU di Cilegon hingga Picu Antrean ke Jalan Raya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal