RUU EBT Diharapkan Lahirkan Regulasi yang Lebih Berkeadilan Bukan Bermotif Bisnis

Rizqa Leony Putri
Diskusi Polemik MNC Trijaya. (Foto: dok MPI)

Dia juga menyoroti alasan  pembuatan UU EBT seharusnya jelas di awal. Menurutnya, jika dasarnya adalah upaya menurunkan emisi karbon, menurutnya tak ada hal yang sangat krusial untuk menggenjot pembangunan EBT dengan mengorbankan kepentingan pihak lain.

Karena menurutnya kalau hanya menurunkan emisi, kita itu sebenarnya sedang baik-baik saja. Sebab emisi sektor kelistrikan itu turun dari 1.669 juta ton CO2 jadi 1.355 juta ton CO2 ekuivalen. 

“Justru yang perlu dikhawatirkan di sektor kehutanan, bisa tidak hentikan kebakaran hutan, alih fungsi lahan untuk tekan emisi karbon," ujarnya.

Sementara, jika motifnya adalah untuk mencapai bauran EBT 23% di 2025 dari sekitar 11,5% saat ini, Mukhtasor mengingatkan bahwa target itu bukanlah sesuatu yang harus dicapai dengan segala cara. Dia mengingatkan, target 23% EBT di 2025 itu sebenarnya dibarengi dengan keterangan sepanjang keekonomiannya terpenuhi. 

“Jadi kalau keekonomian ini tidak terpenuhi, ya nggak harus," tandasnya.

Dia mengungkapkan, kebijakan pengembangan EBT harus diikuti upaya menumbuhkan industri terkait EBT di dalam negeri sehingga dapat menciptakan nilai tambah seperti serapan tenaga kerja oleh industri, pajak, dan lainnya. 

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Nasional
27 hari lalu

Prabowo dan Macron Bahas Pengadaan Alutsista hingga Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis
1 bulan lalu

Diversifikasi Bisnis, Emiten Energi Ini Perkuat Sektor EBT hingga Kecerdasan Buatan

Bisnis
1 bulan lalu

Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten dengan Energi Transisi

Nasional
4 bulan lalu

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal