Rutan di Lampung Jadi Markas Love Scamming, DPR: Pecat Petugas yang Terlibat!

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi love scamming. (Foto: Istimewa)

“Rutan seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan malah menjadi pusat pengendalian kejahatan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik kotor seperti ini. Lolosnya ratusan ponsel menunjukkan fungsi pengawasan internal benar-benar lumpuh,” ujar Mafirion.

Kendati demikian, Mafirion meminta Kementerian Imipas tidak hanya berhenti pada penindakan di Rutan Kotabumi. Dia mengatakan pola serupa mungkin saja terjadi di lapas atau rutan lain dengan jaringan yang lebih luas. 

Dia juga menuntut transparansi untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pejabat dengan kewenangan lebih tinggi di balik sindikat ini.

“Jangan sampai pengusutan hanya berhenti pada satu kasus. Kami minta pemeriksaan menyeluruh di berbagai Lapas dan Rutan untuk memastikan tidak ada jaringan serupa yang beroperasi. Proses hukum harus transparan, jangan ada yang ditutup-tutupi,” pungkasnya.

Diketahui, Polda Lampung terus mengembangkan penyelidikan kasus penipuan berkedok asmara atau love scamming yang diduga dikendalikan dari dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi. Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi kini mendalami dugaan keterlibatan sejumlah oknum petugas rutan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Lampung
24 jam lalu

Kasus Love Scamming Dikendalikan dari Rutan Kotabumi Lampung, Oknum Petugas Diduga Terlibat

Nasional
4 bulan lalu

Imigrasi Tangkap 27 WNA Sindikat Love Scamming di Tangerang

Yogya
4 bulan lalu

Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap

Megapolitan
6 bulan lalu

Tega! Pria Ini Manfaatkan Pacarnya Buat Nipu Orang Lain Pakai Modus Love Scamming

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal