Rupiah Jebol, Produsen Otomotif di Indonesia Ketar-ketir

Dani M Dahwilani
Produsen otomotif mengeluhkan depresiasi rupiah telah memukul biaya produksi karena masih ada sejumlah komponen kendaraan berasal dari impor.

"Saya rasa depresiasi ini berdampak bukan hanya pada pabrik Daihatsu. Ini akan terjadi pada seluruh industri yang ada di Indonesia. Maka saya yakin akan ada penyesuaian," kata Sri Agung.

Meski industri sedang tertekan, Daihatsu memastikan belum menaikkan harga kendaraan. Perusahaan memilih bersikap hati-hati karena mayoritas konsumennya merupakan pembeli mobil pertama yang sensitif terhadap harga.

"Daihatsu akan melakukan dengan sangat hati-hati dan prudent. Artinya tidak semua dilakukan dan di-deploy kepada customer. Dan perlu dicatat (konsumen) Daihatsu itu first car buyer (pembeli mobil pertama)," ujarnya.

Sri Agung juga menegaskan hingga saat ini belum ada kenaikan harga mobil Daihatsu meski tekanan kurs rupiah sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

"Saat ini tidak ada kenaikan harga Daihatsu. Selama 4 bulan sejauh ini, 5 bulan tidak ada sama sekali," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal