Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp18.091 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (14/7/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Teheran telah memperingatkan bahwa aksi militer AS yang berkelanjutan dapat memicu serangan lebih lanjut yang memengaruhi infrastruktur energi regional.

Kenaikan harga minyak mentah berdampak pada pasar keuangan yang lebih luas, menekan pasar saham dan meningkatkan kekhawatiran inflasi karena investor menilai kembali potensi dampak kenaikan biaya energi terhadap pertumbuhan global dan kebijakan bank sentral.

Dari sentimen domestik, menurut Ibrahim pasar merespon positif setelah S&P Global Ratings memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5 persen setiap tahunnya sampai dengan tiga tahun ke depan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Lembaga pemeringkat ini mempertahankan peringkat kredit Indonesia dalam kategori layak investasi BBB dengan prospek tetap Stabil.

S&P menyampaikan bahwa peringkat kredit Indonesia bertahan di BB Bberkat prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat. Hal ini terefleksikan dari pengaturan kebijakan ekonomi makro yang bijak, serta beban utang eksternal maupun pemerintah yang relatif lebih ringan dibandingkan dengan negara-negara berperingkat sesama BBB.

Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh belanja fiskal dan kebijakan penghiliran (hilirisasi), yang tidak lepas dari sentimen terhadap eksekusinya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal