Selain sektor elektronik, tekanan juga terjadi di industri otomotif. Kenaikan harga kendaraan akibat mahalnya komponen impor mulai menekan permintaan pasar.
Potensi PHK di sektor formal industri tersebut dapat mencapai 9.000 pekerja dalam tiga bulan ke depan. Adapun Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja terdampak PHK mencapai 15.425 orang sepanjang Januari hingga April 2026 dan dimungkinkan PHK besar akan berlanjut dibulan berikutnya.
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.790-Rp17.850 per dolar AS.