Diberitakan sebelumnya, Roy Suryo menemukan kejanggalan dalam ijazah kelulusan Jokowi di Universitas Gadjah Mada.
Hal itu terungkap setelah dirinya bersama salah seorang peneliti yang akrab disapa Topi Merah menemukan tulisan nama universitas pada ijazah tersebut tidak sesuai.
Momen itu terjadi saat dirinya diundang dalam program Rakyat Bersuara di iNews pada Selasa 21 April 2026 lalu. Saat itu, Rismon menampilkan barang bukti ijazah Jokowi yang disebut didapat dari Dian Sandi.
Roy menemukan tulisan nama universitas dalam emboss barang bukti ijazah tersebut berbeda dengan nama asli universitas yang seharusnya Universitas Gadjah Mada, menjadi Universitas Gadhaj Adam.
“Di embossnya itu bukan Universitas Gadjah Mada, tapi Universitas Gadhaj Adam,” kata Roy di Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).