"Saya lihat bahwa misalnya, bagaimana misalnya menghubungkan antara satu kecemasan bahwa Saudara Nadiem kok membawa masuk tim khusus. Bukankah itu fungsi dari kementerian? Sebetulnya, seorang menteri kalau dia lihat kementeriannya bodoh, ya dia bawa yang pintar kan, kan mudah aja, dan itu bukan kriminal gitu lho," ucapnya.
"Jadi jaksa, saya sebut istilah tadi, kelelahan untuk mengubah chattingan di WhatsApp menjadi what's wrong. Nah itu dia gagalnya tuh ya, oke? WhatsApp ya WhatsApp, what's wrong itu adalah pembuktian nalar, nah nalarnya enggak, mungkin belum nyampe tuh," sambungnya.
Sebelumnya, Nadiem sempat terlihat menghampiri dan memeluk Rocky di ruang sidang. Hal itu terjadi sesaat setelah Nadiem memasuki ruang sidang hari ini.
Setelah melepas rompi tahanan dan borgol, Nadiem menghampiri beberapa pengunjung yang lebih dulu tiba di ruang sidang. Setelah berjabat tangan, Nadiem kemudian memeluk Rocky sebelum menuju kursi terdakwa.
Diketahui, Nadiem didakwa memperkaya diri sendiri atau orang lain terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Jumlahnya mencapai Rp809.596.125.000 atau Rp809 miliar.