RI Terbitkan Panda Bond Rp18,4 Triliun, Purbaya: untuk Tutup Defisit APBN

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. IMG)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dana yang dihimpun dari penerbitan Panda Bond di pasar China disiapkan sebagai bagian dari strategi pembiayaan pemerintah. Adapun, salah satunya untuk menutupi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Adapun, total nilai penerbitan surat utang tersebut mencapai 7 miliar yuan, atau setara dengan Rp18,47 triliun (sekitar 1,033 miliar dolar AS).

“Itu untuk nutup defisit sebagian,” ucap Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip, Jumat (24/7/2026).

Purbaya menegaskan, penerbitan global bond di pasar modal China ini tidak sekadar ditujukan untuk menggali sumber pendanaan baru, melainkan juga untuk memperluas basis investor serta menekan ketergantungan terhadap instrumen berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS).

"Ini diversifikasi sumber pendanaan kita. Sebelumnya kan lebih banyak global bond, dolar. Sekarang kita diversifikasi ke Jepang, Australia, dan China," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 jam lalu

Panda Bond Laris Manis, Kemenkeu Raup Rp18,47 Triliun

1 bulan lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

3 bulan lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

3 bulan lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal