Panda Bond Laris Manis, Kemenkeu Raup Rp18,47 Triliun

Anggie Ariesta
Kemenkeu telah merampungkan transaksi penerbitan Panda Bond berdenominasi yuan mencapai 7 miliar yuan atau setara Rp18,47 triliun. (Foto: Tim Grafis iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah merampungkan transaksi penerbitan Panda Bond berdenominasi yuan di pasar domestik China. Total nilai penerbitan surat utang itu mencapai 7 miliar yuan, atau setara dengan Rp18,47 triliun atau sekitar 1,033 miliar dolar AS.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto mengonfirmasi bahwa seluruh proses penerbitan instrumen investasi tersebut selesai pada, Kamis (23/7/2026) sore.

“Pada 23 Juli 2026, Pemerintah telah menyelesaikan transaksi penerbitan Panda Bond dalam mata uang Chinese Renminbi (CNY) sebesar 7,0 bio (ekuivalen 1,033 miliar dolar AS),” ujar Suminto kepada iNews, Kamis (23/7/2026) malam.

Penerbitan Panda Bond kali ini terbagi ke dalam dua seri tenor. Seri pertama bertenor tiga tahun diterbitkan sebesar 5,6 miliar yuan, sementara seri kedua dengan tenor lima tahun bernilai 1,4 miliar yuan.

Suminto mengungkapkan bahwa antusiasme investor global dan lokal di pasar China terbilang sangat tinggi. Penawaran masuk (orderbook) tercatat mencapai 17 miliar yuan, yang mencerminkan tingkat kelebihan permintaan (bid to cover ratio) hingga 2,4 kali dari nilai yang ditawarkan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 hari lalu

Purbaya Bantah Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura

31 hari lalu

Purbaya Tegaskan Investor Patriot dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum

1 bulan lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

1 bulan lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal