RI Terbitkan Panda Bond Rp18,4 Triliun, Purbaya: untuk Tutup Defisit APBN

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. IMG)

Menurutnya, pasar keuangan China menyimpan potensi yang amat besar lantaran kapasitas daya serap investornya yang kokoh. 

Purbaya menyoroti bahwasanya meskipun porsi kepemilikan obligasi dolar AS oleh investor China terus menyusut, likuiditas pasar domestik mereka tetap melimpah.

"Dulu mereka punya dolar denominated bond Amerika itu sampai 3 triliun dolar AS. Sekarang sudah turun signifikan. Jadi daya serap di sana masih amat kuat," ucapnya.

Selain mendukung ketahanan fiskal, pemerintah memanfaatkan penerbitan Panda Bond sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui mekanisme Local Currency Transaction (LCT).

Purbaya menjelaskan, sistem LCT memungkinkan penyelesaian transaksi menggunakan mata uang yuan dan rupiah, sehingga tekanan terhadap dolar AS dapat diredam.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Panda Bond Laris Manis, Kemenkeu Raup Rp18,47 Triliun

1 bulan lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

3 bulan lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

3 bulan lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal