Respons Ketua KPK soal Dugaan Dirjen Bea Cukai Terima Aliran Dana Suap Impor Barang

Jonathan Simanjuntak
Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto merespons munculnya nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Setyo mengatakan, setiap informasi yang terungkap di persidangan akan menjadi bahan analisis penyidik untuk menentukan langkah pengembangan perkara.

Menurutnya, Kedeputian Penindakan KPK akan mengolah seluruh informasi, termasuk mencocokkan keterangan di persidangan dengan berita acara pemeriksaan (BAP).

"Informasi yang didapatkan, kesesuaian antara pemeriksaan, artinya berita acara, apakah kemudian sesuai dengan hasil pada saat pemeriksaan di persidangan itu nanti pasti diolah oleh Kedeputian Penindakan, dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan oleh para penyidik," ujar Setyo kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Setyo menambahkan, pimpinan KPK tidak akan mendahului langkah penyidik dalam mengembangkan perkara tersebut. Karena itu, Setyo belum dapat memastikan kemungkinan pemanggilan Djaka Budi dalam proses penyidikan.

"Makanya itu kan nanti akan dikaji, diolah, ya, kemudian dibahas gitu. Kami pimpinan tidak akan mau mendahului, karena jangan sampai nanti mencampuradukkan antara informasi yang berkembang dengan apa yang didapat pada tahap pemeriksaan di persidangan maupun di pemeriksaan di penyidikan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Jaksa Sebut Dirjen Bea Cukai Terima 6 Kali Amplop dari Bos Blueray

Nasional
10 jam lalu

Jaksa Sebut Dugaan Uang Suap untuk Dirjen Bea Cukai Diberikan dalam Amplop Berkode

Nasional
11 jam lalu

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diduga Terima SGD 213.600 dari Bos Blueray di Kasus Suap Impor Barang

Nasional
24 jam lalu

Respons Purbaya usai Prabowo Minta Ganti Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal