Respons Kemlu soal Donald Trump Mau Relokasi Warga Gaza ke Indonesia

Anton Suhartono
Israel melarang warga Palestina merayakan gencatan senjata serta pembebasan tahanan. (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merespons rencana pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merelokasi sebagian warga Gaza ke Indonesia. Kemlu menyatakan belum menerima informasi terkait rencana itu.

“Pemerintah Republik Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi apa pun mengenai hal ini," kata juru bicara Kemlu Rolliansyah Soemirat melalui pesan singkat, Senin (20/1/2024). 

Jika disetujui, rencana tersebut akan direalisasikan begitu rekonstruksi Jalur Gaza dimulai.

Steve Witkoff, yang menjabat sebagai utusan khusus Donald Trump untuk wilayah Timur Tengah, menyatakan rencana ini merupakan bagian dari usaha pemerintahan Trump untuk memastikan keberlanjutan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Rekonstruksi Gaza dijadwalkan dimulai pada fase ketiga dari kesepakatan gencatan senjata, yang menunjukkan masih akan ada pembicaraan lebih lanjut terkait hal ini.

Witkoff juga mempertimbangkan mengunjungi Jalur Gaza secara langsung untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi di lapangan, bukan hanya mendengarkan informasi dari pihak lain.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
3 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
4 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
12 jam lalu

Miris, Muslimah Palestina Kehilangan Ratusan Anggota Keluarga di Gaza kini Ditangkap Imigrasi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal