Respons Kemenag soal Jamaah Islamiyah Bubarkan Diri dan Kembali ke NKRI

Binti Mufarida
amaah Islamiyah (JI) mengumumkan pembubaran kelompok tersebut diwakili 16 pemimpinnya. (Tangkapan layar video Arrahmah)

“Pesantren dan Lembaga Pendidikan yang selama ini terafilisasi dengan JI juga sudah menyatakan kesiapannya untuk menggunakan kurikulum pendidikan yang dirumuskan negara. Ini perlu didampingi oleh jajaran Kementerian Agama,” kata dia.

Diketahui, 16 pemimpin JI mengumumkan pembubaran organisasi teroris tersebut. Pernyataan itu disampaikan melalui video yang diunggah pada 30 Juni 2024.

Salah satu perwakilan pemimpin JI menyampaikan enam poin penting saat mengumumkan pembubaran kelompok militan itu. Poin-poin penting itu berdasarkan hasil kesepakatan para senior dengan pimpinan lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang berafiliasi dengan JI.

Berikut pernyataan sikap JI yang disampaikan melalui rekaman video:

1. Menyatakan pembubaran Al-Jamaah Al-Islamiyah dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
2. Menjamin kurikulum dan materi ajar terbebas dari sifat sikap tatharuf dan merujuk kepada paham ahlusunah waljamaah.
3. Membentuk tim pengkajian kurikulum dan materi ajar.
4. Siap untuk terlibat aktif mengisi kemerdekaan sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat.
5. Siap mengikuti peraturan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia serta berkomitmen dan konsisten untuk menjalankan hal-hal yang merupakan konsekuensi logisnya.
6. Hal-hal yang berkaitan dengan kesepakatan di atas akan dibicarakan dengan negara cq Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

57 tahun lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut akibat Banjir, Anggarkan Rp12 Miliar

57 tahun lalu

Kemenag Buka Biro Jodoh Sambut Bulan Muharram, Bantu Cari Pasangan hingga Nikah Massal

57 tahun lalu

Kasus Pencabulan di Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Tetap Lanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal