Reshuffle Kabinet: Antara Eksperimen dan Kebutuhan

iNews
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Kabinet)

Waktu kita kurang dari 20 tahun lagi untuk memanfaatkan bonus demografi. Bila gagal, tak ada kesempatan lagi menjadi negara maju.

Sekarang kembali lagi ke reshuffle yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Presiden seharusnya saat ini berada dalam posisi yang kuat dan memiliki otoritas penuh untuk menentukan siapa yang layak diangkat atau diganti. 

Di banyak sistem presidensial, presiden selalu didukung oleh think tank yang solid. Lembaga ini secara rutin memberikan masukan first-hand kepada presiden. Orang-orangnya berpengalaman dan punya jam terbang tinggi. Dengan begitu, setiap keputusan politik selalu terukur dan berdampak. 

Namun, apakah reshuffle masih bertujuan untuk uji coba atau untuk mendorong kinerja kabinet, kita tak sepenuhnya tahu.

Setelah selesai kali ini, reshuffle masih akan berlanjut hingga pemilu nanti. Reposisi dan geser sana, geser sini masih akan terjadi. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Sudah 4 Kali Reshuffle Kabinet, Siapa Berikutnya?

57 tahun lalu

Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Merah Putih, Istana Siapkan Pelantikan Sore Ini

57 tahun lalu

Isu Reshuffle Kabinet Menguat Lagi, Nama-Nama Ini Dikabarkan bakal Dilantik Prabowo

57 tahun lalu

Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat, Ini Kata Sekjen Demokrat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal