Rekor! 3,5 Juta Pemudik Singgah di Masjid Selama Lebaran 2026, Naik 2 Kali Lipat

Tim iNews
Program masjid ramah pemudik yang diinisiasi Kementerian Agama dimanfaatkan jutaan pemudik selama arus mudik Lebaran 2026. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id – Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) yang diinisiasi Kementerian Agama (Kemenag) mencatat kesuksesan besar pada musim mudik Lebaran 1447 H / 2026. Jumlah pemudik yang memanfaatkan fasilitas di rumah ibadah melonjak tajam hingga 122 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berdasarkan data Kemenag, sebanyak 3.592.348 orang singgah di masjid-masjid yang tersebar di jalur mudik. Angka ini naik signifikan dari tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.617.641 orang. 

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menilai kenaikan fantastis ini menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan rumah ibadah. Masjid kini tidak hanya dipandang sebagai tempat salat, tetapi juga oase yang aman dan nyaman bagi pelaku perjalanan jauh. 

“Terjadi kenaikan sekitar 122 persen. Ini menunjukkan masjid semakin dipercaya sebagai tempat singgah yang aman, nyaman, dan terbuka bagi para pemudik,” ujar Arsad dalam keterangan resminya, Selasa (7/4/2026). 

Peningkatan ini juga dipicu oleh sosialisasi masif yang dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat semakin paham keberadaan titik-titik Masjid Ramah Pemudik di sepanjang jalur utama.

Fasilitas Lengkap di Jalur Strategis

Pada tahun 2026, Kemenag menyiapkan 6.859 masjid yang beroperasi 24 jam penuh sejak H-9 hingga H+7 Idulfitri. Masjid-masjid ini tersebar di wilayah krusial seperti, Jalur Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatera. 

Meski secara kuantitas jumlah masjid yang terlibat lebih sedikit dibanding tahun 2025 (8.710 masjid), dari sisi kualitas dan pemanfaatan justru jauh lebih optimal. Mayoritas pengguna adalah pemudik kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor dan mobil. 

Fasilitas yang disediakan pun sangat menunjang kebutuhan fisik pemudik, mulai dari tempat istirahat yang layak, toilet bersih dan air minum gratis, layanan pengisian daya gawai (charging station), dan keamanan yang terjaga oleh relawan dan pengurus masjid.

Arsad menambahkan, angka 3,5 juta jiwa tersebut sebenarnya masih bersifat agregat dari masjid yang terlaporkan dalam sistem. Secara faktual, jumlah penerima manfaat di lapangan diyakini jauh lebih besar.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
29 hari lalu

Kemenag Kawal Dana Zakat Rp473 Miliar ke 117 Kabupaten Selama Ramadan

Nasional
30 hari lalu

Mudik Lebaran 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik 24 Jam

Bisnis
9 hari lalu

Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Dibanding 2025

Motor
12 hari lalu

Motor Habis Dipakai Mudik, Ini 5 Komponen Penting Wajib Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal