Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

Danandaya Arya Putra
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai posisi RI di politik global tak ada daya tawar. (Foto: screenshot)

“Iran itu kalau dikalkulasi persenjataan macam-macam sepanjang yang kita tahu, nggak sebanding itu dengan Amerika. Tapi yang nggak mereka dimiliki oleh yang lain, dia punya sikap. Punya sikap bahwa dia nggak mau ikut-ikutan orang. Dia mau dirinya sendiri. Nah, sikap itu yang membuat orang hormat. Nah, di kita nggak,” kata dia.

Posisi Indonesia saat ini dalam politik luar negeri tidak terlepas dari cara pandang Presiden Prabowo Subianto. Ia kemudian membandingkan situasi saat ini dengan era Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang dinilainya mampu menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih tinggi dalam percaturan global karena keberanian mengambil sikap.

“Kenapa level ketiga? Itu soal mindset pemimpinnya. Tadi Bung Nusri sudah mengatakan, apa hebatnya kita di zaman Soekarno, tapi kenapa kita masuk ke level satu? Sikap. Bung Karno berani,” tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pengacara Rismon Yakin Jaksa Sudah Kantongi Bukti Ijazah Jokowi

1 hari lalu

Pakar Hukum Pertanyakan Pasal 32 UU ITE yang Menjerat Roy Suryo Cs

2 hari lalu

Pakar Hukum Pidana: Perubahan Dokumen Elektronik Belum Tentu Melanggar Pasal 32 UU ITE

2 hari lalu

Roy Suryo Sebut Rismon Tak Bisa Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi: Tidak Layak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal