Ratusan Perempuan Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya ke UNESCO

Achmad Al Fiqri
Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia bersama Komunitas Menari melakukan aksi jalan santai di Car Free Day (CFD). (Foto MPI).

"Jadi memang mau kita itu semua perempuan bersedia berkebaya. Supaya kalau kita mendaftarkan kebaya ke UNESCO itu, dunia bisa melihat memang di sini banyak berkebaya," imbuhnya.

Dalam kegiatan itu, setidaknya ada 300 perempuan yang terlibat mengkampanyekan busana kebaya. Mereka juga menggelar aksi tari.

Kegiatan kampanye busana kabaya ini, kata Rahmi, tak hanya digelar di DKI Jakarta. "Kita juga bergerak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bali, Jogja, Ambarawa, dan Banten," terang Rahmi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Banyak Perempuan Sulit Kelola Keuangan, Risiko Penipuan Digital Meningkat!

15 hari lalu

Konservasi Prambanan Resmi Dimulai, 224 Candi Perwara Jadi Prioritas

27 hari lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

31 hari lalu

DPR Soroti Kasus Perempuan Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung: Hukum Pelaku Secepatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal