Rancangan PKPU Pilkada 2024, KPU Akan Hapus Sanksi Diskualifikasi Paslon Tak Lapor Dana Kampanye

Danandaya Arya Putra
Komisioner KPU RI, Idham Kholik. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana menghapus sanksi diskualifikasi terhadap pasangan calon kepala daerah yang tidak melaporkan dana kampanyePilkada 2024. Sebab sanksi diskualifikasi tidak diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Komisioner KPU Idham Holik mengatakan pihaknya akan berdiskusi dengan Komisi II DPR untuk membahas rancangan Peraturan KPU (KPU).

"Apalagi bertentangan secara norma hukum, maka ketentuan sanksi pembatalan sebagai pasangan calon apabila tidak menyampaikan LPPDK (Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye) yang diatur dalam Pasal 54 PKPU 5 Tahun 2017 itu perlu dihapus," kata Idham, Jumat (2/8/2024).

Berikut draf rancangan PKPU pasal 65 tentang dana kampanye yakni:

1. Apabila terdapat pasangan calon yang tidak atau terlambat menyampaikan LADK akan diberikan peringatan yang disampaikan melalui surat KPU dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan LADK dengan rentang waktu yang ditentukan.

2. Apabila setelah disampaikan peringatan, namun pasangan calon bersangkutan tetap tidak menyampaikan LADK, maka Paslon tersebut diberikan sanksi yaitu tidak dapat mengikuti kampanye.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 jam lalu

DKPP Periksa Komisioner KPU terkait Laporan Bonatua soal Dokumen Ijazah Jokowi

14 hari lalu

OJK Denda 100 Pelanggar Pasar Modal Rp86,26 Miliar dan Cabut 1 Izin Perusahaan

1 bulan lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

1 bulan lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal