RA Fadillah, Kisah Heroik Kapten Kopassus yang Gagah Berani Hadapi Kepungan Pemberontak di Riau

Rizal Bomantama
Pasukan Korps Baret Merah atau Kopassus yang masih bernama RPKAD pada tahun 1958 menghadapi pertempuran sengit melawan PRRI di Riau. (Foto: Penkopassus).

Setelah tembakan reda, Kapten RA Fadillah membagi pasukannya menjadi tiga kelompok. Satu di sisi kiri, satu di sisi kanan, dan lainnya sebagai cadangan di tengah belakang. Kapten RA Fadillah berjalan sendiri di tengah sebagai penghubung antar kelompok.

Meski terus melancarkan serangan, pasukan RA Fadillah belum juga memukul mundur musuh. Selain berkekuatan lebih banyak, pasukan musuh berada di posisi tinggi dan memiliki penguasaan medan lebih baik. Kapten RA Fadillah dengan gagah berani berdiri sendirian di jalan setapak menghubungkan pasukannya. Namun dia cukup kesulitan karena kondisi medan yang tertutup rapat meski jarak musuh hanya tinggal 10 meter.

Salah satu prajurit RA Fadillah, Praka Bugis pun gugur di tengah hujan tembakan. Sementara pasukannya di sebelah kanan mulai kesulitan karena senapan mereka kehilangan daya pegas. Kapten RA Fadillah dengan gagah berani tetap memimpin pasukannya melakukan serangan.

Namun musuh yang berada di sebelah kanan RA Fadillah melepaskan tembakan yang mengenai perutnya. RA Fadillah kemudian didatangi anak buahnya dan mengatakan sudah tak sanggup merangkak.

Dua prajurit secara susah payah mengangkat tubuh Kapten RA Fadillah. Dia kemudian diserahkan ke pasukan cadangan untuk kembali ke Desa Cengar untuk mendapat pertolongan pertama.

Tim itu juga kesulitan menghubungi kelompok pimpinan Lettu Djajadiningrat karena sinyal mati. Tanggal 2 April 1958 pukul 17.30 WIB, Kapten RA Fadillah mengembuskan napas terakhir.

Pukul 20.00 WIB semua pasukan meninggalkan Desa Cengar sambil membawa jenazah. Sementara Kie C dikerahkan ke Lubuk Jambi yang berhasil dikuasai tanpa perlawanan.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Anak Bupati di Riau Positif Ganja saat Razia, BNN Sebut Terpapar Asap di Toilet

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Buronan Penyelundup Narkoba dari Malaysia ke Riau

57 tahun lalu

Oditur Militer Tuntut 2 Prajurit Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN Dipecat dari TNI

57 tahun lalu

Profil Jeni Rahmadial Fitri, Eks Puteri Indonesia Riau 2024 yang Viral gegara Malpraktik!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal