Purbaya memastikan pemerintah akan menggunakan APBN sebagai instrumen penyerap kejutan (shock absorber) menyikapi kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Hal ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari dampak inflasi energi yang berlebihan.
"Nanti kalau harga minyak dunia naik pun kita akan coba absorb lewat APBN dan kita akan kendalikan semaksimal mungkin," kata Purbaya.