JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah melakukan simulasi mendalam terkait dampak kenaikan harga minyak mentah global terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jika harga terus meroket hingga 92 dolar AS, ia berencana memotong anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pasalnya, kata Purbaya, jika harga minyak dunia menyentuh rata-rata 92 dolar AS per barel sepanjang tahun, defisit anggaran berisiko membengkak hingga 3,6 persen sampai 3,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Oleh karena itu, pemangkasan anggaran dinilai langkah yang tepat untuk mencegah defisit menembus batas aman.
"Kita sudah exercise kalau harga minyak 92 dolar AS selama setahun rata-rata, maka defisitnya jadi 3,6 persen lebih tadi," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Purbaya Buka Peluang Naikkan Harga BBM Subsidi
"Kalau itu kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu tidak terjadi. Bisa penghematan di mana? Misalnya penghematan di MBG," sambung dia.