Purbaya Lapor APBN Defisit Rp164,4 Triliun per April 2026 

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Kinerja APBN KiTa Edisi April 2026, Selasa (19/5/2026). (Foto: tangkapan layar)

Di sisi lain, belanja negara telah digelontorkan sebesar Rp1.082,8 triliun, atau melonjak kencang sebesar 34,3 persen yoy. 

Purbaya menilai lonjakan belanja ini membuktikan bahwa pos fiskal tetap bersifat ekspansif namun dengan tingkat risiko defisit yang terjaga aman.

“Keadaan membaik. Keseimbangan primer sudah surplus Rp28 triliun dan ke depan akan terus membaik karena pendapatan negara tumbuh,” tuturnya.

Akselerasi pendapatan negara pada kuartal II 2026 ini utamanya disokong oleh sektor penerimaan perpajakan yang mengantongi Rp746,9 triliun atau naik 13,7 persen yoy. 

Dari jumlah tersebut, setoran pajak murni tercatat melesat paling tinggi, yakni tumbuh 16,1 persen yoy hingga mencapai Rp646,3 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Investasi Perusahaan Swiss dan AS Terhambat, Purbaya Turun Tangan

Nasional
7 jam lalu

Purbaya Ungkap Baru Beli SBN Rp600 Miliar dari Target Rp2 Triliun per Hari: yang Jual Sedikit

Nasional
9 jam lalu

Purbaya soal Rencana Bentuk Badan Ekspor: Nanti Presiden yang Ngomong

Nasional
13 jam lalu

Purbaya Gelontorkan Uang Rp2 Triliun per Hari demi Selamatkan Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal