Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketum Gerakan Cinta Prabowo: Film Pesta Babi Provokatif, Tidak Berimbang!
Advertisement . Scroll to see content

Aktivis Sebut Film Pesta Babi Gambarkan Peminggiran Masyarakat Adat

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:10:00 WIB
Aktivis Sebut Film Pesta Babi Gambarkan Peminggiran Masyarakat Adat
Aktivis Perempuan dan Kemanusiaan, Musdah Mulia dalam program Rakyat Bersuara, Selasa (19/5/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivis Perempuan dan Kemanusiaan, Musdah Mulia menyebut, film Pesta Babi dianggap sebagai gambaran gunung es peminggiran masyarakat adat. Film dokumenter yang kerap mendapatkan pelarangan pemutaran di sejumlah wilayah Indonesia ini juga menampilkan orientasi pembangunan yang tidak manusiawi.

"Film ini cuma menggambarkan semacam gunung es dari fakta ada tiga hal, fakta peminggiran masyarakat adat, pengerusakan alam, dan orientasi pembangunan yang semakin tidak manusiawi," kata Musdah dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Ada Apa di Balik Film Pesta Babi?' yang disiarkan di iNews, Selasa (19/5/2026). 

Musdah menambahkan, dirinya tidak ingin menyalahkan pihak mana pun. Namun, dari dekade ke dekade berikutnya, perbaikan untuk wilayah Papua belum signifikan. 

Dia menyoroti perspektif perempuan dan anak karena kelompok tersebut paling terdampak dari kegiatan pembangunan seperti diungkapkan dalam film Pesta Babi.

"Jadi, film itu sebenarnya hanya mengungkap satu titik diantara mungkin ratusan titik di Indonesia. Di Jawa misalnya bagaimana masyarakat Kendeng, masyarakat Samin mengalami proses-proses pengerusakan alam, di Jambi, di Sumatera Utara yang kemarin banjir, Aceh, coba perhatikan seperti apa kondisi pengerusakan alam disana," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut