"Yang kami lakukan pengawasan, apakah sudah sesuai dengan Perkap terkait penggunaan kekuatan. Kalau sesuai penggunaan kekuatannya berdasarkan Perkap, akan disampaikan secara transparan," ucapnya.
Menurutnya, pembentukan tim khusus dari Divisi Propam terkait peristiwa penembakan bukan berarti ada indikasi pelanggaran oleh aparat.
"Bukan karena sudah terindikasi melanggar. Kami itu memang bertugas mengecek penggunaan kekuatan sudah sesuai Perkap atau belum," katanya.