"Akan ada ahli gizi di setiap dapur, kemudian satu akuntan yang memastikan bahwa prosedur yang berjalan dengan benar. Artinya gizinya terpenuhi dengan baik, pengelolaan keuangan bisa dipertanggungjawabkan," kata Hasan.
Program ini diharapkan mampu memenuhi minimal sepertiga kebutuhan gizi harian dari penerima manfaat.
Program ini juga bertujuan menurunkan tingkat malnutrisi anak, menurunkan prevelensi stunting dan dapat meningkatkan partisipasi belajar dan memperkuat belajar siswa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.