“Kami hadir di sini atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. Untuk kepentingan masyarakat, kita akan selalu ada, terutama dalam membantu nelayan untuk mencari nafkah,” tegas Harry.
Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 15 Desember 1973. Dia lulus pendidikan Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1996.
Perwira tinggi TNI AL itu mengawali karier dengan menjabat sebagai Komandan Peleton (Danton) 3 Kompi A Yonif Brigif 2 pada 1997. Satu dekade berselang, dia ditunjuk sebagai Perwira Seksi Operasi (Pasi 2) Yonif 2 Brigif 2 Pasmar.
Kemudian pada 2008 dia dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Detasemen Bekang (Dandenbek) Lanmar Jakarta. Kemudian pada 2010, dia ditunjuk sebagai Pelaksana Sementara (PS) Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyon Marhanlan) III Jakarta.
Dia dipercaya menjadi Komandan Yonif 2 Brigif 2 Pasmar 2 Kormar serta menjadi Perwira Seksi Operasi (Pasops) di satuan yang sama pada 2012 saat berpangkat Letnan Kolonel.