“Korban memang tinggal sendiri karena keluarganya merantau. Kakaknya sudah menikah dan tinggal di Pulau Jawa. Warga sangat kaget karena dia dikenal baik dan tidak pernah bikin masalah,” kata Edi.
Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi. Meski begitu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban. Keluarga juga menolak autopsi dan memilih langsung memakamkan korban di pemakaman umum desa.
“Kakaknya menyatakan menerima dengan ikhlas dan meminta agar jenazah tidak diautopsi. Jenazah langsung dimakamkan hari itu juga,” ucapnya.