JAKARTA, iNews.id - Terdakwa I Sersan Dua (Serda) Edi Sudarko menilai aktivis KontraS Andrie Yunus bersikap arogan dan overacting. Hal itu membuatnya kesal hingga akhirnya menyiramkan air keras terhadap Andrie.
Pernyataan itu disampaikan Edi saat menjalani sidang kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (13/5/2026).
"Kenapa saudara fokus ikuti Andrie Yunus di medsos?" tanya oditur militer di persidangan, Rabu (13/5/2026).
"Siap, karena overacting," jawab Edi.
Edi mengaku baru bergabung bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada 12 November 2025. Dia mengatakan hanya mengetahui Andrie Yunus melalui media sosial.
Dia menjelaskan sikap arogan dan overacting yang dimaksud yakni kala Andrie Yunus menginterupsi rapat tertutup antara pejabat TNI dan anggota DPR membahas RUU TNI di salah satu hotel beberapa waktu lalu.