Pembahasan itu akan melibatkan seluruh jajaran KPK agar dapat merumuskan langkah yang tepat dalam menindaklanjuti arahan Presiden.
"Atau mungkin dukungan-dukungan operasional yang lainnya. Nah ini tentu memerlukan pembahasan. Pasti kan kami akan melibatkan seluruh Kedeputian bagaimana kita atau kami menyikapi arahan atau perintah Bapak Presiden yang sudah disampaikan pada tanggal 3 kemarin," kata Setyo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat aparat penegak hukum, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Komitmen itu disampaikan saat menghadiri kegiatan bersama 12.000 penggerak dan mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo meminta para pimpinan lembaga penegak hukum menyampaikan kebutuhan mereka, termasuk tambahan personel maupun dukungan lainnya yang diperlukan untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
"Kepala BPKP, apa yang kau butuh kalau kau perlu tambahan personel, berapa saja kau butuh, saya penuhi. Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor, saya penuhi," ujar Prabowo.
"Jaksa Agung, berapa saja yang kau perlu, saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T kau mau setor ke saya, kau pakai untuk memperkuat, Jaksa Agung ya. BPKP, KPK semua penegak hukum harus kita perkuat," kata Prabowo.