Polisi di Garis Depan Bencana: Bertaruh Nyawa, Membawa Harapan

Puti Aini Yasmin
Seragam cokelat di tengah bencana bukan simbol kewenangan, melainkan empati dan pengabdian. (Foto: Tribratanews Polri)

“Di tengah musibah tersebut, rekan-rekan tetap melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk loyalitas dan pengabdian yang luar biasa,” ujar Sigit pada Kamis (18/12/2025).

Bahkan, ia berjanji tak akan meninggalkan jajarannya yang menjadi korban bencana dan memberikan bantuan kepada mereka.

Di tengah bencana, Polri menunjukkan bahwa kekuatan negara bukan hanya pada kewenangan, tetapi pada empati. Sebab, bagi mereka yang kehilangan segalanya, kehadiran polisi menjadi secercah harapan untuk bangkit kembali.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut akibat Banjir, Anggarkan Rp12 Miliar

57 tahun lalu

Massa Demo Mahasiswa Bubar, Jalan Sudirman Arah Bundaran HI Mulai Dibuka

57 tahun lalu

Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko

57 tahun lalu

Kabar Baik, Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Polisi di UU Polri yang Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal