Pigai Ungkap Alasan Gedung dan Ruangan di Kementerian HAM Gunakan Nama Gus Dur dan Marsinah

Nur Khabibi
Pigai Ungkap Alasan Gedung dan Ruangan di Kementerian HAM Gunakan Nama Gus Dur dan Marsinah

Sementara itu, penggunaan nama Marsinah untuk ruang pelayanan pengaduan menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh perempuan tersebut yang rela mengorbankan hidupnya demi menegakkan keadilan dan hak-hak pekerja.

“Tempat pelayanan ini menjadi simbol bahwa siapapun yang akan datang, para pengadu harus menanamkan ketika melihat wajah Marsinah, harus menanamkan diri bahwa dia mau ingin memperjuangkan dan untuk mendapatkan keadilan,” ucapnya.

Pigai menegaskan bahwa kedua nama tersebut dipilih bukan sekadar simbol, melainkan pengingat moral bagi setiap pegawai dan masyarakat yang datang ke Kementerian HAM untuk selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan sebagaimana diperjuangkan oleh Gus Dur dan Marsinah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng Jombang

57 tahun lalu

Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang Jelang Hari Bhayangkara ke-80

57 tahun lalu

Heboh! Menteri Pigai Ditegur Komisi XIII DPR soal Tambahan Anggaran Rp492,9 Miliar: Jangan Gara-Gara Nila Setitik

57 tahun lalu

Pigai: MBG Upaya Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat, Bukan Pelanggaran HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal