Perindo Kecam Tindakan Asusila Guru Ngaji Terhadap Belasan Santri

Riezky Maulana
Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Santi Paramita. (Foto: Refi Sandi).

Selain itu dia juga mengajak kepada masyarakat dan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak yang bersekolah dengan konsep asrama. Komunikasi yang intensif dengan anak maupun para pengajarnya dinilai sangat diperlukan, sehingga para orang tua selalu mendapatkan info terkini. 

"Jangan sampai ada masalah yang sudah berjalan berlarut-larut baru diketahui. Dengan mengetahui suatu permasalahan lebih dini, maka diharapkan kejadian-kejadian buruk bisa dicegah," katanya.

Menurutnya, sekolah atau lembaga pendidikan juga perlu berhati-hati dalam mempekerjakan tenaga pengajar. Selain, kata dia perlu membuat sistem pengawasan di sekolah yang seketat mungkin berikut dengan segala sanksi yang diimplementasikan dengan tepat dan benar. 

Dia menuturkan, kementerian terkait juga diharapkan dapat membuat sistem pengawasan yang diterapkan secara berkala atas sistem pendidikan dan kegiatan belajar mengajar serta aktivitas di lingkungan sekolah-sekolah.

"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan pengadilan dapat mengambil tindakan yang seadil-adilnya dengan menjatuhkan hukuman yang setinggi-tingginya kepada tersangka," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Pembahasan Revisi UU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

2 hari lalu

Revisi UU Pemilu, GKSR Dorong Ambang Batas Parlemen Turun Jadi 1 Persen

2 hari lalu

43 Desa di Maluku Utara Belum Berlistrik, Partai Perindo Dukung Target Elektrifikasi pada 2027

3 hari lalu

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal