Penyuap Bupati Langkat Tak Dibawa ke Jakarta, KPK Ternyata Kehabisan Tiket Pesawat

Felldy Aslya Utama
Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein (foto: Achmad Al Fiqri)

Kondisi ini memaksa tim KPK untuk membuat prioritas. Mengingat ketersediaan kursi pesawat yang terbatas, tim memutuskan untuk terlebih dahulu membawa Bupati Langkat ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sehingga yang hanya bisa dibawa adalah PN (Penyelenggara Negara) karena ada keterbatasan nih di daerah untuk tiket ke Jakartanya," ujarnya.

Taufik memastikan, mobilitas di dalam wilayah Sumatera Utara, seperti menuju Medan, sebenarnya tidak mengalami kendala. Namun, tiket untuk penerbangan keluar daerah, khususnya menuju Jakarta sulit didapatkan dalam waktu cepat.

"Kalau ke Medan kayaknya tidak ada masalah, tapi dari daerah ke Jakartanya kayaknya sudah full," katanya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka. Afandin ditetapkan tersangka bersama satu orang lainnya dari pihak swasta yang juga timses Afandin, yakni Yaqub Abdhal Al Mu'arif.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamat Kecam Kasus Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat: Rugikan Orang Tua Murid!

57 tahun lalu

Syah Afandin Masuk Penjara KPK, Total Kekayaan Rp10,6 Miliar

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Suap, Harta Bupati Nonaktif Langkat Tembus Rp10,67 Miliar!

57 tahun lalu

Pengamat Soroti Kasus Korupsi Bupati Langkat, Sebut Anggaran Pendidikan Rawan Diselewengkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal