Pentingnya Dukungan Psikososial untuk Penyintas Bencana dalam Membangun Resiliensi Jangka Panjang

iNews
Muhammad Iqbal, Ph.D. (Foto: Dok Pribadi)

Pendekatan PFA berfokus pada tiga prinsip utama. Pertama, protect untuk memastikan keselamatan fisik dan mengurangi paparan stres tambahan. Kedua, connect, yakni membangun dukungan sosial, empati, dan keterhubungan. Ketiga, empower, yakni membantu penyintas mendapatkan kembali perasaan mampu dan kendali.

Sebagai catatan, PFA terbukti menurunkan risiko trauma jangka panjang dan meningkatkan resiliensi komunitas (Hobfoll et al., 2007).

Selanjutnya penyintas memerlukan dukungan psikososial. Dukungan psikososial bersifat berlapis, meliputi dukungan individual, yakni screening stres dan konseling sederhana, latihan grounding dan manajemen emosi, serta dukungan spiritual untuk memaknai kehilangan.

Sementara dukungan keluarga termasuk aktivitas keluarga (storytelling, relaksasi), edukasi orang tua tentang respons stres anak dan penguatan peran keluarga sebagai unit dukungan utama.

Penyintas juga membutuhkan dukungan komunitas berupa safe space untuk anak dan lansia, kegiatan berbasis budaya lokal dan tokoh agama, serta kolaborasi puskesmas, sekolah, dan NGO. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir dan Longsor Sumatera, Pemerintah Hentikan Operasional 3 Perusahaan Besar

57 tahun lalu

Operasi Kemanusiaan di Sumatra, TNI Kerahkan 30.864 Prajurit hingga 70 Unit Alutsista

57 tahun lalu

Akses Terputus, Bantuan Banjir Bandang di Padang Panjang Diangkut Manual Lalui Medan Berat

57 tahun lalu

Anggota DPR Sentil Raja Juli soal Banjir-Longsor Sumatera: Kalau Tidak Mampu Mundur Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal