Menurut Abdul, JK memandang polemik terkait ijazah Jokowi tidak substansial.
"Beliau paham bagaimana kegaduhan yang tidak substantif itu bisa menggerus ongkos sosial," ucap dia.
Abdul menekankan JK menjadi orang yang membawa Jokowi dari Solo hingga memenangkan kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014. Sehingga, kata dia, JK meyakini ijazah Jokowi asli.
"Dalam video itu jelas, ijazah Pak Jokowi asli, beliau yang membawa Pak Jokowi dari Solo, dipertemukan dengan Ibu Mega, dengan Pak Prabowo, dan akhirnya memenangkan pertarungan di DKI dan kemudian mendaftar oleh permintaan Ibu Mega untuk sama-sama menjadi presiden dan wakil presiden lalu kemudian memenangkan pertarungan 2014," kata Abdul.
Oleh karena itu, kata dia, JK menyarankan Jokowi untuk memperlihatkan ijazahnya ke publik. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri polemik ijazah palsu yang selama ini berkembang.
"Untuk itu di akhir konferensi pers beliau (JK), beliau menyampaikan bahwa ijazah asli itu diperlihatkan saja. Itu maksud beliau sebagai senior, saran yang bagus untuk menyudahi ini, supaya clear, close," kata Abdul.