Pengacara Nadiem Bantah Kliennya Bikin Grup WhatsApp untuk Pengadaan Laptop Chromebook di Kemendikbudristek

Jonathan Simanjuntak
Pengacara Nadiem Makarim, Tabrani Abby membantah kliennya membuat grup WhatsApp demi menggolkan pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendikbudristek. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah kliennya membuat grup WhatsApp demi menggolkan pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendikbudristek.

Kuasa Hukum Nadiem Makarim, Tabrani Abby menerangkan, grup itu dibuat sebelum Nadiem ditunjuk menjadi menteri. Namun, percakapan di grup tersebut tidak satu pun membahas pengadaan laptop berbasis Chromebook.

"Di WA itu sebenarnya kita punya ada seribu lembar lebih ya percakapan, itu yang terecord dan sempat kita print. Tidak ada satu pun menyebut Chrome atau Chromebook," kata Tabrani di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Tabrani menambahkan, grup itu hanya unuk membahas dan mendiskusikan gagasan tentang penggunaan teknologi di bidang pendidikan. Grup bernama 'Mas Menteri Core Team' itu juga diisi oleh ahli pendidikan.

"Konteksnya itu (pembicaraan grup) sebenarnya soal bagaimana ya menciptakan sesuatu sistem pendidikan yang didukung dengan teknologi ya awalnya seperti itu," tuturnya.

Tabrani juga tidak membantah grup itu dibuat sebelum mantan bos Gojek itu resmi dilantik Mendikbudristek. Sebab menurutnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memang beberapa kali meminta Nadiem mengisi posisinya sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Mantan Pejabat Kemendikbudristek Ngaku Takut dengan Jurist Tan, Kenapa?

Nasional
1 hari lalu

Nadiem Lega usai Dengar Kesaksian LKPP soal E-Katalog: Artinya Tak Ada Kerugian Negara

Nasional
8 hari lalu

Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook

Nasional
8 hari lalu

Jalani Sidang, Nadiem Ngaku Masih Butuh Perawatan Medis di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal