“Estimasi anggarannya secara keseluruhan adalah Rp911,16 miliar, di mana porsi APBN sebesar Rp639,86 miliar dan non-APBN sebesar Rp271,3 miliar,” ungkap Airlangga.
Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pangan pada Februari 2026 kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (desil 1 hingga 4). Bantuan tersebut berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per keluarga, dengan total anggaran Rp11,92 triliun.
“Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat menjaga kelancaran logistik,” kata Airlangga.