Pemerintah Buka Impor Jagung dari AS, Jamin Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

Tangguh Yudha
Ilustrasi jagung (foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah membuka akses impor jagung dari Amerika Serikat (AS) menyusul adanya kesepakatan dagang dengan negeri Paman Sam tersebut. Kementerian Koordinator Perekonomian menegaskan, kebijakan impor itu tidak akan mengganggu produksi jagung dalam negeri.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto menjelaskan, impor jagung tersebut secara khusus diperuntukkan bagi kebutuhan bahan baku industri makanan dan minuman atau mamin.

"Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri mamin dengan volume tertentu per tahun," kata Haryo dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, kebutuhan impor jagung untuk industri makanan dan minuman pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar 1,4 juta ton. Ini dilakukan lantaran jagung asal AS dinilai memiliki spesifikasi dan standar yang sesuai dengan kebutuhan industri pengolahan dalam negeri.

"Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri mamin," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Nasional
7 jam lalu

Perjanjian Dagang RI-AS Berpotensi Berubah, Tarif Produk Unggulan Diminta Tetap 0 Persen

Internasional
11 jam lalu

Memanas! Trump bakal Naikkan Tarif Global Jadi 15 Persen, Lawan Keputusan MA

Nasional
19 jam lalu

Prabowo Ungkap Isi Pertemuan 30 Menit dengan Trump di Sela Rapat Board of Peace

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal