Pemerintah Batal Berangkatkan Haji 2020, Ketua Umum PBNU: Kok Gak Semakin Pinter

Irfan Ma'ruf
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (Foto: iNews/Haryanto)

JAKARTA, iNews.id – Keputusan pemerintah yang membatalkan pemberangkatan Jemaah haji 2020 akibat pandemi virus corona dinilai terlalu terburu-buru. Sebab, Otoritas Arab Saudi belum memutuskan apa pun.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menilai keputusan Kementerian Agama membatalkan pemberangkatan Jemaah haji tidak berkoordinasi dengan DPR dan ditidak melibatkan ormas-ormas termasuk PBNU.

“Menurut saya mengapa mendahului keputusan Pemerintah Saudi Arabia. Harusnya tunggu dulu keputusan dari Saudi Arabia. Kalau mereka menutup ibadah haji baru kita putuskan tidak ada haji,” ungkap Kiai Said pada acara Halalbihalal Daring di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2020) malam.

“Setahu saya DPR tidak diajak ngomong bahwa haji ditiadakan. Hal seperti itu terkadang kita menganggap terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan,” ujarnya dikutip laman lembagadakwahpbnu.com, Kamis (4/6/2020).

Kemenag memutuskan untuk tidak memberangkatkan haji karena sampai saat ini Otoritas Arab Saudi belum memutuskan akan menyelenggarakan haji atau tidak. Hal itu menjadi alasan utama karena akan menjadi ketidaksiapan jamaah haji. Umat Islam yang sudah mendaftar haji diminta sabar dan menerima keputusan ini dan masalah uang yang sudah dibayarkan bisa ditarik kembali.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Tegas! Kemenag Tutup Ponpes di Pati usai Pendiri Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Nasional
2 hari lalu

Kemenag Susun Tata Tertib Baru untuk Tekan Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes

Nasional
3 hari lalu

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Iduladha pada 17 Mei 2026  

Nasional
4 hari lalu

Kemenag Pindahkan Pendidikan Santri Ponpes Ndolo Kusumo di Pati Buntut Kasus Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal