Pangkopassus Ubah Tradisi, Prajurit Non-Komando Dilarang Pakai Baret Merah

Sucipto
Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi. (Foto: Istimewa)

Dalam proses validasi organisasi tersebut, Kopassus tetap akan menerima sekitar 1.400 prajurit TNI AD tanpa kualifikasi Komando untuk mendukung kebutuhan satuan. Namun, mereka tidak akan mengikuti tradisi penggunaan baret merah.

Adapun, untuk mendapatkan kualifikasi Komando pertama brevet Komando, kedua pisau Komando, ketiga baret merahnya sebagai baret Komando. 

Dia menegaskan, tiga unsur tersebut tidak boleh lepas dari satu paket yang sudah dilalui selama latihan penuh selama tujuh bulan atau sekarang empat bulan dengan persiapan tiga bulan.

"Bila kita sibuk melaksanakan pembaretan sedangkan teman-teman yang komando kebetulan dia harus melaksanakan tujuh bulan untuk latihan dan paketan untuk mendapat kualifikasi Komando," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Kopassus Tegaskan Kabar Orang Istana Digampar Pangkopassus Hoaks

Nasional
9 hari lalu

Prabowo Ucapkan Dirgahayu ke-74 Kopassus, Bagikan Foto saat Masih Jadi Prajurit

Nasional
2 bulan lalu

Momen Prabowo Bertemu Eks Ajudan hingga Pengawal Era Kostrad-Kopassus di Hambalang

Nasional
2 bulan lalu

Profil Prihati Pujowaskito, Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal