JAKARTA, iNews.id - Beredar kabar Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi Djon Afriandi terlibat keributan dengan pihak protokol Istana. Kopassus menegaskan kabar itu hoaks alias bohong.
Lewat unggahan akun Instagram @penkopassus, Selasa (21/4/2026), Kopassus mengingatkan masyarakat mewaspadai kabar bohong yang viral di sejumlah platform media sosial tersebut.
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
"Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana," bunyi unggahan @penkopassus.
Kopassus menyatakan, narasi yang disampaikan menyatakan terjadi keributan antara Djon dengan protokoler. Padahal, narasi itu tidak disertai dengan bukti yang valid.
Prabowo Ucapkan Dirgahayu ke-74 Kopassus, Bagikan Foto saat Masih Jadi Prajurit
"Narasi ini mengklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler. Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid," tulis @penkopassus.
Menurut Kopassus, narasi tersebut sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan sekaligus memecah belah soliditas internal institusi negara.
Momen Prabowo Bertemu Eks Ajudan hingga Pengawal Era Kostrad-Kopassus di Hambalang
"Jangan jadi penyebar hoaks, pastikan selalu cek kebenaran informasi melalui sumber resmi dan terpercaya," tulis @penkopassus.
Editor: Rizky Agustian