Pakar Unair Buka-bukaan Soal Penyebab Harga Daging Sapi Meningkat

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi kenaikan harga daging sapi (Foto/Dok.MPI)
  • Rantai Distribusi yang Panjang

Selain faktor-faktor di atas, Rossanto juga memaparkan penyebab kenaikan harga daging sapi di Indonesia karena rantai pendistribusian daging yang panjang. Sebab, ada tambahan biaya pada penjualan daging sapi.

“Rantai distribusi daging sapi di Indonesia sangat panjang yang juga membuat harga daging sapi bertambah mahal,” jelasnya.

Rossanto memaparkan distribusi daging sapi di Indonesia sangat panjang, mulai dari peternak hingga berakhir di tangan konsumen. Peternak menjual sapi hidup kepada pedagang grosir berskala besar (pengepul). Kemudian pengepul menyerahkan kepada RPH (rumah potong hewan).

“Setelah proses pemotongan hewan di RPH, daging sapi didistribusikan kepada pedagang grosir berskala kecil lalu ke konsumen,” kata dia.

Rantai distribusi yang panjang juga membuat rantai ekonomi meningkat. Setiap rantai distribusi pastinya akan mengambil keuntungan. Lima rantai distribusi tersebut akan mendorong kenaikan harga daging sapi di Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini Naik, Bawang hingga Daging Sapi Melonjak

6 hari lalu

Harga Pangan 13 Juli 2026, Daging Ayam-Sapi Kompak Naik!

15 hari lalu

Cerita Miris Dosen Lulusan S3 Australia, Gaji di Indonesia Hanya Rp2,6 Juta

16 hari lalu

Daftar Harga Pangan 3 Juli 2026: Bawang Merah-Cabai Kompak Turun, Daging Sapi Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal