Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Iqbal Dwi Purnama
PT Krakatau Osaka Steel menutu[ pabriknya di Indonesia pada April 2026 mendatang. (Foto: screenshot)

Krakatau Steel berharap pemerintah memberikan langkah konkret untuk menyelamatkan industri baja nasional. Seperti melakukan perubahan tata niaga impor baja. Setidaknya ada 5 rekomendasi dari Krakatau Steel. Pertama, menjadikan Krakatau Steel sebagai one stop services untuk pemenuhan kebutuhan baja seluruh proyek strategis nasional.

‎Kedua, percepatan pengenaan bea masuk anti-dumping (BMAD), bea masuk imbalan, serta tindakan pengamanan (safeguard). ‎Ketiga, transformasi tata niaga impor besi dan baja dengan menjaga keseimbangan supply-demand secara berkelanjutan, termasuk pengaturan impor yang selaras dengan kebutuhan nasional.

Keempat, optimalisasi penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap proyek pemerintah dan proyek strategis nasional. Kelima, memperluas cakupan pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib guna memastikan kualitas produk sekaligus melindungi pasar dalam negeri.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Internasional
19 jam lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Megapolitan
2 hari lalu

Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati

Nasional
3 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal