OTT Gubernur Bengkulu, KPK Ternyata sempat Kejar-kejaran dengan Rohidin Mersyah

Nur Khabibi
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu memberikan keterangan OTT Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada Sabtu (23/11/2024). Dalam OTT tersebut, petugas KPK sempat kejar-kejaran dengan Rohidin Mersyah.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menepis penangkapan Rohidin saat berkampanye Pilkada 2024. Petugas KPK sudah menunggu kedatangan Rohidin di tempat lain setelah kampanye, namun diduga informasi OTT bocor.

"Kita tungguin di tempat itu, mungkin rekan-rekan kami yang ada di situ yang nunggu sudah terdeteksi, akhirnya keluar melalui jalan pintu yang lain, dan kami baru tahu setelah beberapa kilometer sehingga kita kejar-kejaran lari ke arah Padang, Bengkulu Utara," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Minggu (24/11/2024) malam.

Asep menjelaskan, aksi kejar-kejaran berlangsung selama tiga jam. Namun petugas KPK berhasil menghentikan laju mobil yang dikendarai Rohidin.

"Jadi selama 3 jam itu kita saling kejar yang depan ini menggunakan Fortuner warna hitam, kejar terus tapi pada akhirnya bisa kita hentikan," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita Uang Pecahan Dolar AS hingga Euro dari Rumah Silmy Karim, Segini Totalnya

57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal