Muhammadiyah: Perdebatan Pilpres Jangan Masuk Wilayah Sensitif

Antara
Logo Muhammadiyah (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)


Dia melihat perdebatan terkait pilpres saat ini masih pada koridor yang bisa ditoleransi, namun sudah pada batas maksimal. Karena itu, dia mengingatkan agar perdebatan tersebut jangan lagi dibablaskan atau diteruskan lagi.

“Perlu disadari bahwa kita melaksanakan pemilu setelah reformasi sudah ke empat kalinya. Karena itu, sudah seharusnya kita menjadi bangsa yang berpengalaman menghadapi pemilu, berpengalaman melihat sebuah dinamika politik karena itu tidak perlu terjadi gesekan keras atau ekstrem,” ungkapnya.

Menurut Hajiryanto, dalam politik tidak ada musuh yang abadi dan tidak ada kawan abadi. Dalam politik, kata dia, yang abadi adalah cuma kepentingan. “Kepentingan itu jangan hanya diartikan harta dan kekuasaan, tetapi juga ide dan gagasan. Kalau melihat pilpres saat ini ‘orang lingkaran satu’ adalah orang-orang yang berpindah posisi saja. Yang dulu berpasangan menjadi berhadap-hadapan seperti Pak JK dan Pak SBY, yang berhadap-hadapan jadi berpasangan. Ibu Megawati pernah berpasangan dengan Pak Prabowo, sekarang posisinya berhadap-hadapan,” ucapnya.

Tablig akbar yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dihadiri sejumlah pejabat KBRI Kuala Lumpur, pimpinan parpol dan ormas serta ratusan anggota Muhammadiyah dan masyarakat umum termasuk pekerja migran Indonesia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
9 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Nasional
29 hari lalu

Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Nasional
30 hari lalu

Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Tak Terlibat dalam Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal