Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Dani M Dahwilani
Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah, membuat harga oli terancam naik beberapa kali lipat. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pasar pelumas (oli) global dan nasional tengah menghadapi tekanan besar di tengah ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi harga minyak mentah dunia. Konflik di Timur Tengah, ancaman gangguan distribusi energi di Selat Hormuz, hingga ketegangan perdagangan global membuat industri pelumas berada dalam situasi penuh tantangan.

Kenaikan harga minyak mentah menjadi faktor utama yang memengaruhi industri pelumas. Sebab, base oil atau bahan baku utama pelumas berasal dari turunan minyak bumi.

Ketika harga crude oil melonjak akibat konflik geopolitik, biaya produksi pelumas ikut terdorong naik. Bank Dunia bahkan memperkirakan harga minyak bisa menembus 115 dolar AS per barel apabila konflik berkepanjangan terus mengganggu pasokan global.

Di Indonesia, tekanan tersebut mulai dirasakan para pelaku industri. Sejumlah produsen oli melakukan penyesuaian harga jual akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ini membuat rantai pasok industri otomotif, termasuk pasar pelumas, menjadi semakin kompleks.

Kondisi tersebut juga dirasakan produsen pelumas Top 1. Head of Sales Division Top 1, Rahman Rahadian mengatakan penyesuaian harga sulit dihindari di tengah kondisi geopolitik saat ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal