Akan tetapi, menurut Menko PMK, masih ada tantangan yang harus diperhatikan dalam mewujudkan manusia profesional, yakni masalah daya saing manusia Indonesia.
Dia memaparkan, mengacu laporan World Economic Forum (WEF), indeks daya saing global Indonesia dalam Global Competitiveness Index 2019 menempati peringkat 50 dari 141 negara. Posisi tersebut merosot dari yang sebelumnya menempati posisi ke 45.
Dengan mengacu kondisi tersebut, maka pembangunan SDM profesional adalah hal mutlak harus digencarkan. Menurut Menko PMK, peran lembaga pendidikan menjadi sentral untuk membangun SDM Indonesia.
"Lembaga pendidikan harus berkualitas, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif, produktif, profesional, punya karakter kuat sebagai kader bangsa," ujarnya.
Kemudian, imbuh Menko Muhadjir, penyediaan lapangan pekerjaan juga sangat penting untuk mewujudkan SDM Indonesia yang profesional.