Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Rohman Wibowo
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: BPMI Setpres)

Terkait persoalan pangan dan komoditas lain yang berpotensi terhambat karena perang, Airlangga merujuk pengalaman dari sejumlah krisis yang pernah menerpa dan berdampak bagi Indonesia. Dari krisis yang ada, tingkat permintaan diklaimnya bakal menyesuaikan. 

"Kita sudah pengalaman saat Covid-19 plus perang di Ukraina. Nah, itu kenaikan komoditasnya sangat luar biasa. Namun bagi Indonesia, kenaikan komoditas juga ada upside. Kalau batu bara dan kelapa sawit naik, penerimaan negara juga naik. Jadi itu yang terjadi di tahun 2022 dan 2023," kata Airlangga.

Airlangga menuturkan, Presiden Prabowo Subianto memberi atensi pada stok dan ketersediaan pangan setelah konflik berkecamuk di Timur Tengah. Prabowo disebut ingin pemerintah merealisasikan secara kesepakatan dagang demi menambah cadangan pangan nasional.

"Kemarin malam kami rapat dengan Pak Presiden di Hambalang, beliau secara khusus mengecek mengenai kondisi pangan yang relatif aman. Beliau juga memberi catatan untuk mempercepat negosiasi Indonesia dengan Amerika. Ada hal yang terkait dengan pembelian minyak, ada hal yang terkait dengan investasi Indonesia di luar negeri," tuturnya.

Di tengah perang AS-Israel dan Iran, Airlangga menekankan posisi perekonomian Indonesia yang dalam posisi relatif aman. Dia merujuk konsumsi domestik di angka 54 persen, rasio utang masih di bawah 30 persen, cadangan devisa 154,6 miliar dan rasio perdagangan luar negeri masih 42 persen dari PDB.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Trump: Perang dengan Iran Makan Waktu 4 Minggu

Internasional
1 hari lalu

Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam

Nasional
1 hari lalu

JK: Perang AS-Israel ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak hingga Ganggu Logistik

Nasional
2 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran, Kemenhaj Kerahkan Tim Sisir Jemaah Umrah Telantar di Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal