Menkes Jamin Skrining dan Pengobatan Hepatitis B Bisa di Puskesmas

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Mei Sada Sirait)

Dalam program tersebut, dokter umum yang bertugas di puskesmas akan mendapatkan pelatihan untuk melakukan skrining penyakit hati dan mendeteksi Hepatitis B sejak dini.

Menkes mengatakan, skrining di fasilitas kesehatan tingkat pertama penting dilakukan untuk mempercepat akses pengobatan sekaligus mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat.

"Semua skrining itu yang awal bisa dilakukan di puskesmas. Dokter GP-nya (dokter umum) kami latih, sehingga ada basic yang bisa dilakukan di puskesmas," ujarnya.

Selain menyiapkan pelatihan, pemerintah juga akan merancang mekanisme insentif bagi tenaga kesehatan di puskesmas guna mendukung pelaksanaan program tersebut di berbagai daerah.

Kementerian Kesehatan berharap perluasan layanan ini dapat meningkatkan cakupan deteksi dini dan pengobatan Hepatitis B di Indonesia, sehingga risiko komplikasi seperti sirosis dan kanker hati dapat ditekan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Ungkap Risiko Ebola Masuk Indonesia Rendah, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso Sudah Diizinkan Pulang

57 tahun lalu

Waspada! Daging Sate Gosong Bisa Picu Kanker, Begini Kata Menkes

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Dokter Umum Puskesmas Bakal Dapat Pelatihan Deteksi Penyakit Hepatitis B

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal